Saturday, September 12, 2026

Mulia Makassar

My WordPress Blog
FLASH
ADVERTISEMENT (slot 2)
ADVERTISEMENT (slot 3)
Makassar, Uncategorized

Pelantikan UPZ Masjid Babuttaubah, Maulid, dan 2 Bulan Pimpinan BAZNAS

MULIAMAKASSAR,COM:

Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Babuttaubah Bontomanai, Kelurahan Mangasa kini memiliki pengurus baru, setelah meninggalnya Drs. H.Muh. Djunaid, 16 Agustus 2026 lalu. Dirham Dg Pasang, Jakaruddin, dan Ruslan Dg Tunru bersama dilantik oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kota Makassar, Yusran Sofyan, Ahad, 6 September malam ini. Hadir pula Wakil Ketua II BAZNAS, Abdul Azis Ilyas.
Menariknya, pelantikan Pengurus UPZ kali ini, selain dirangkaikan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, juga bertepatan dengan dua bulan Pimpinan BAZNAS Kota Makassar dilantik Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Senin 6 Juli lalu.
Pelantikan pengurus UPZ di tengah momentum Maulid, adalah bentuk nyata “meneladani Nabi dengan aksi” nyata. Dimana, cinta kepada Rasul, tidak cukup hanya diwujudkan dengan lisan yang bershalawat, tetapi juga tangan yang terulur untuk meringankan beban kaum dhuafa di sekitar lingkungan masjid di Jalan Sultan Alauddin 2 No 130 ini.
H. Yusran Sofyan mengakui, disaat ikrar pelantikan diucapkan di bawah naungan kubah Masjid Babuttaubah malam ini, bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan sekaligus sumpah untuk menjadi jembatan antara tangan-tangan yang berkelebihan, dan mereka yang membutuhkan, khususnya di sekitaran masjid.
Bahkan sinergi antara semangat Maulid Nabi (teladan akhlak dan kepedulian), energi baru dari BAZNAS Kota Makassar, dan dedikasi pengurus UPZ Babuttaubah yang baru dilantik, akan melahirkan sebuah optimisme baru.
“Dimana, dari masjid Babuttaubah ini, kita belajar bahwa, keadilan sosial bukanlah utopia semata, melainkan bisa dimulai dari kotak amal, dari pendataan kaum miskin di RT/RW sekitar, dan dari keikhlasan pengurus UPZ yang berkhidmat tanpa pamrih melakukan amanah yang begitu MULIA, dan ber-DAMPAK bagi ummat Islam,” tuturnya.
Yusran berharap, di tangan pengurus UPZ yang baru dapat membersamai pengurus masjid, guna memerankan peran strateginya bahwa masjid bukan semata-mata tempat sujud (hablum minallah), melainkan pusat kebangkitan ekonomi umat (hablum minannas).
“Dengan terbentuknya pengurus UPZ yang baru dan sah secara kelembagaan, masjid memiliki legitimasi dan sistem yang lebih tertata untuk menghimpun dana umat secara profesional, transparan, dan tepat sasaran, dengan tetap berkolaborasi dengan BAZNAS Makassar,” tutupnya. (din pattisahusiwa/tim media baznas makassar)


Tinggalkan Komentar