MULIAMAKASSAR,COM:
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar mulai melangkah, setelah dilantik oleh Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Senin, 6 Juli 2026. Langkah strategis yang mulai dilakukan sebelum Serah Terima Jabatan (Sertijab) dengan pimpinan BAZNAS periode 2021-2026, Senin 13 Juli, yakni melakukan kunjungan silaturahmi dengan Ikatan Pengusaha Wahdah Indonesia (IPWI), Jumat 10 Juli siang tadi.
Kunjungan silaturahim yang dipimpin Ketua BAZNAS, H.Usman Sofian itu sebagai penanda, IPWI tidak ingin tumbuh sendirian. Mereka ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi di kota berpenduduk lebih 1,5 juta jiwa ini juga dapat dirasakan lapisan masyarakat terbawah, melalui jalur zakat yang dikelola secara kredibel.
Usman Sofian mengakui, BAZNAS Makassar, memegang amanah pengelolaan zakat yang akuntabel, sementara, pengusaha yang tergabung dalam IPWI misalnya memiliki jejaring bisnis yang luas. Dengan demikian, tidak semata-mata mendapatkan amal jariyah, melainkan sebuah ekosistem kebangkitan ekonomi umat Islam.
Dalam suasana penuh kehangatan dan keakraban, Ketua BAZNAS Kota Makassar, H. Usman Sofian, didampingi Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan (Yusran Sofyan), dan Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan (H.Ahyar Amnur) diterima langsung Ketua IPWI, H.Aprianto di Saunk Coffee Resto Jalan Topaz No 9, Kelurahan Masale, Kelurahan Panakkukang.
Ketua IPWI, H.Aprianto melihat, dunia usaha dan filantropi Islam adalah dua sisi mata uang yang sama. Jika keduanya bersinergi, dampaknya bukan hanya pada pertumbuhan ekonomi, tapi juga pada keberkahan dan ke-MULIA-an bagi Kota Makassar.
H.Aprianto yang juga Owner Saunk Coffee dan Resto, Hamdalah Klinik, serta pemilik beberapa usaha di kota yang kini dipimpin Munafri Arifuddin juga berpesan agar kepemimpinan BAZNAS Kota Makassar saat ini terus maju dan berkembang dengan tetap memperhatikan 3D, yaitu dikenal (popularitas), Disukai (akseptabilitas), dan Dipercaya (amanah/trust). (din pattisahusiwa/tim media banzas makassar)