Pangkep, Muliamakassar.com:
Organisasi kemasyarakatan (Ormas) DPP Elang Timur Indonesia (ELIT) mulai merambah kabupaten dan kota. Ormas yang dipimpin Imran,SE ini bukan semata-mata mengepakkan sayap, melainkan dengan semangat kebersamaan, nasionalisme, dan kepedulian sosial yang terus melakukan langkah-langkah strategis.
, 19 April kemarin misalnya, Imran didampingi Sekretaris Umum (Ahmad Rusli), Wakil Sekretaris Umum (Faisal Kahar), Kabid Sosial (Asrijal Syahruddin) dan anggota bidang Sabtu sosial (Syarifuddin Pattisahusiwa) melakukan konsolidasi ke Kabupaten Pangkep dan Kota Parepare.
Di hadapan calon pengurus ELIT baik di Pangkep, maupun Kota Parepare, Imran menggambarkan dan menerjemahkan berbagai langkah strategi Ormas yang digagas akhir tahun 2025 lalu tersebut.
“Ormas ELIT ini baru didirikan akhir tahun lalu. Makanya, Ormas ini belum sebesar Ormas lainnya yang sudah lama ada. Meski begitu, kehadiran Ormas ELIT ini menjadi penyemangat, penyeimbang, sekaligus sangat merindukan berbagai elemen masyarakat yang hak haknya terampas oleh kepentingan oknum oknum tertentu,” tegasnya.
Tujuan konsolidasi di kedua daerah itu, di antaranya membangun dan menyatukan narasi yang seragam, penguatan kader dengan legalitas dan militansi yang teruji tanpa membedakan suku, agama, latar belakang, serta sejalan dengan filosfi Bugis, Makassar yakni, ‘siapakau, sipakainge, dan sipakalebbi’.
Kehadiran Ormas ELIT jelas Imran, akan melahirkan perubahan perubahan besar.
“Dan perlu diingat bahwa, Ormas ini tidak segan menjembatani persoalan persoalan yang dihadapi masyarakat kecil, tanpa rasa takut. Misalnya saja yang berhubungan dengan mafia mafia tanah, masalah kesehatan, pendidikan, termasuk mengangkat tarap kehidupan kelas masyarakat bawah. Dengan demikian, Ormas ELIT dapat bertransformasi menjadi kekuatan sipil yang disegani,” urainya.
Di sisi lain, Imran juga memaparkan, Ormas ELIT tidak semata-mata hanya ingin dikenal sebagai organisasi massa, tetapi sebagai mitra pemerintah yang kritis, sekaligus sahabat yang solutif. Artinya, sesekali Ormas ini menerjang angin di langit tinggi, namun sesekali terbang rendah untuk merangkul aspirasi akar rumput, tentunya dengan pendekatan humanis.
Sebelum menutup arahannya, Imran menekankan bahwa, Ormas ELIT itu bukanlah organisasi yang duduk di menara gading, tetapi adalah sayap yang harus memastikan, setiap kader di tingkat manapun, termasuk di kabupaten atau kota memiliki visi yang sama, menjaga marwah, mengawal masyarakat, dan harus berada di garda terdepan dalam aksi kemanusiaan.
“Perlu diingat bahwa, di setiap kabupaten, atau kota di manapun, mempunyai permasalahan yang berbeda-beda. Misalnya saja, menyangkut lingkungan, pemberdayaan ekonomi, ketenagakerjaan, hukum, sosial budaya, dan lainnya. Oleh karena itu, kader kader ELIT di manapun berada hadir, setidaknya untuk mendengarkan, mengawalnya, mencari jalan keluarnya, hingga mencapai titik temu yang baik dan benar,” tutupnya.
Di Pangkep, baik Jamaluddin-mantan Ketua HMI Cabang Pangkep, sekaligus kader Nahdlatul Ulama (NU) Pangkep), maupun Ratna Sari Salatalohy—mantan anggota KPUD Pangkep, sama sama mengakui, konsolidasi yang dilakukan DPP ELIT di kabupaten penghasil ikan bandeng itu, merupakan hal yang baik. Bagi keduanya, konsolidasi tersebut dibaca sebagai ‘Appasiala’—yaitu, jalan yang baik untuk lebih mendekati yang jauh, sekaligus menjernihkan yang keruh.
Baik berujar, dalam budaya lokal, pemimpin yang turun langsung ke dasrah untuk konsolidasi adalah bentuk penghormatan yang begitu tinggi kepada tuan rumah.
Pernyataan senada dikemukakan Andi Asni di Kota Parepare. Pengusaha ini menambahkan, ketika seorang pemimpin datang menyapa, maka ia tidak semata-mata membawa “wajah” Ormas yang dipimpinnya untuk diletakkan di atas meja pertemuan, melainkan sebagai Punggawa yang mengayomi.
Andi Asni berharap, jika saja kehadiran Ormas Elang Timur Indonesia di kota Niaga membawa solusi positif bagi permasalahan rakyat, maka ia akan mendapatkan Siri’ yang positif. Ormas ini nantinya tidak hanya dijaga, melainkan dibela oleh masyarakat, dan akan terus mengakar.
“Dan bagi kami, kehadiran Ketua DPP ELIT bersama tim di Parepare ini sangat baik, sekaligus mengayomi. Gaya komunikasinya juga bagus, dan yang paling penting mengena target. Untuk itu, kami menyambut dengan baik, dan akan terus berkomunaksi agar dalam waktu dekat ELIT juga hadir di Parepare,” tutup Andi Asni. (din pattisahusiwa/tim dpp elit)